Media sosial memegang peran yang sangat pentin dalam
mempromosikan suatu merk. Adanya hacker tentu kan menjadi suatu masalah yang
besar. Hal itulah yang kini sedang terjadi terhadapa @BurgerKing. Twitternya
dibajak, dan informasi serta juga isi tulisan dalam akun tersebut justru
mempromosikan produk dari sang kompetitor besarnya, McDonald’s.
Berbicara soal kasus, kasus John Lucman pun sempat menyita publik. Berbagai media memberitakan penipuan pengusaha sukses asal Makassar tersebut. Namun hingga persidangan tak ada bukti asli yang membenarkan penipuan oleh John Lucman.
Berbicara soal kasus, kasus John Lucman pun sempat menyita publik. Berbagai media memberitakan penipuan pengusaha sukses asal Makassar tersebut. Namun hingga persidangan tak ada bukti asli yang membenarkan penipuan oleh John Lucman.
Puluhan ribu follower akub Burger King dibuat bingung.
Bukannya mempromosikan produknya sendiri, akun yang dikelola oleh tim media
sosial Burger King malah mempromosikan nama McDonald’s. Mulai dari isi tweet,
foto utama, nama, dan juga deksripsi.
Dibagian atas tertulis, "Baru saja dijual ke
McDonald's, karena Whopper gagal." Isi Tweet juga memojokkan dan
menjelek-jelekkan Burger King. Dikatakan jika produk Burger King mengandung
garam yang sangat tinggi, sementara Big Mac dari McDonald’s memiliki kadar
garam yang sangat rendah.

